the KALIAWI


Kaliawi..........kaliawi...............kaliawi


Nama sebuah kelurahan yang dulunya kampung yang berada di Pusat Kota Bandar Lampung...
nama kaliawi diambil dari sebuah sungai yang mengalir yang membelah kelurahan ini (kaliawi Kelapa tiga) dan juga sungai yang membatasi Kaliawi (gang IAIN) dengan kelurahan Palapa......


Sungai yang mengalir tersebut dulunya banyak ditumbuhi oleh Pohon Bambu yang dalam bahasa sunda Bambu adalah "awi"....Kata Kaliawi berarti sungai yang banyak pohon bambunya (kira-kira seperti itu) 


Sungai yang mengalir ditengah-tengah kampung kaliawi (kelapa tiga) hingga saat ini dinamai sungai Way AWI (way yang dalam bahasa lampung berarti air/sungai dan awi dalam bahasa sunda berarti bambu)......


Kampung Kaliwi sudah ada sejak zaman Belanda yaitu sekitar awal tahun 1920 an....
menurut cerita sejak zaman belanda kampung ini terkenal dengan kesunyiannya....dan keangkerannya....


Pada zaman belanda Provinsi Lampung mempunyai pusat pemerintahan di daerah teluk betung tetapi lama kelamaan bergeser lebih keutara yaitu ke tanjung karang (sekarang Bandar Lampung).Sedangkan kaliawi adalah kampung yang berada di tengah-tengah Kota BandarLampung.


KALIAWI DITAHUN 60an


Sekitar tahun 60 an tanah kaliawi adalah kepunyaan keluarga, Keluarga Datuk Ibrahim dan Datuk Burhanuddin (Bek Bur) di era tahun 60 an kaliawi masih dipenuhi oleh kebun kelapa dan persawahan........dan ada sebuah bukit sekarang dinamai orang oleh sebutan Gunung Bantahan......


di Kaliawi ini berdiri sebuah Perguruan Tinggi  yaitu Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lampung...yang sebelumya gedung yang digunakan oleh IAIN ini adalah gedung kepunyaan etnis Tionghoa dengan nama CHINGLIEN dan sekarang IAIN berada di Sukarame (kecamatan Sukarame Bandar Lampung).........diera tahun 60 an kaliawi masih sangatlah sepi hanya ada beberapa keluarga saja yang menempati kampung ini .........dan kampung ini sudah dihuni oleh beberapa suku seperti Jawa Tengah, Banten, Tionghoa, dan Padang dan Suku Lampung sebagai Tuan Tanahnya


(to be continue....)

Komentar